Senin, 08 Desember 2014

Larangan nama Kim Jong un untuk bayi korea utara

ADA satu nama lagi yang sama sekali tidak boleh dipakai warga Korea Utara (Korut). Yakni, Kim Jong-un. Orang yang boleh memakainya hanyalah Kim Jong-un sendiri, sang pemimpin tertinggi negeri tersebut. Itulah laporan KBS, televisi milik pemerintah Korea Selatan (Korsel), Rabu (3/12).

Sebenarnya, tidak kali ini saja Korut punya larangan tersebut Sebelumnya, warga juga dilarang memakai nama Kim Jong-il dan Kim Il-sung, nama-nama pemimpin tertinggi Korut. Aturan tersebut memang harus ditegaskan. Sebab, para pemimpin negeri itu memang seolah-olah ’’dikuduskan’’. Penghormatan kepada mereka begitu luar biasa. Namanya pun tak boleh dipermainkan begitu rupa. KBS memperkirakan, aturan soal nama Kim Jong-un itu muncul sejak 2011, saat Kim Jong-il (ayah Kim Jong-un) mempersiapkan anaknya tersebut sebagai putra mahkota. Begitu Kim Jong-il mangkat padaDesember 2011, anaknya memang langsung naik takhta.

Larangan itu juga menyebutkan, aparat berhak menolak produksi akta kelahiran anak yang bernama Kim Jong-un. Mereka yang telanjur punya nama itu akan dikumpulkan dan ’’diberi pelatihan khusus’’. Setelah itu, mereka diminta ganti nama.Tak ada data pasti berapa jumlahKim Jong-un di Korut. Yang terang, Kim adalah nama marga yang sangat populer di negeri itu.Begitu juga, nama Jong-un umum digunakan warga.

Sumber : jpnn

Sabtu, 06 Desember 2014

Sejumlah warga India buta setelah melakukan operasi katarak gratis

SEDIKITNYA 11 warga India jadi buta gara-gara ikut operasi katarak gratis di negara bagian Punjab, wilayah utara India. Demikian pejabat setempat mengatakan, Jumat (5/12/2014) yang dikutip dari intisari- online.

Pemerintah setempat mengatakan, 62 orang menjalani operasi gratis yang digelar oleh sebuah lembaga kesehatan amal pada 4 November lalu. Pemerintah kini tengah mendata jumlah warga yang justru menjadi buta setelah operasi itu."Saat ini, setidaknya dipastikan 11 orang pasien justru menjadi buta setelah operasi itu," kata Abhinav Trikha, wakil komisioner distrik Gurdaspur, negara bagian Punjab. Kasus ini menimbulkan keprihatinan terkait kualitas prosedur kesehatan di India setelah kematian 13 perempuan setelah menjalani operasi sterilisasi di India tengah. Seorang dokter pemerintah yang merawat para pasien katarak itu mengatakan, para pasien itu terkena infeksi setelah menjalani pembedahan katarak pada 4 November lalu."Mereka datang dengan kondisi yang sudah sangat parah, infeksi yang mereka derita sudah menyebar. Peluang mereka untuk bisa melihat lagi sangat kecil," kata Karanjeet Singhkepada stasiun televisi NDTV.

Pemerintah mengatakan, masalah ini baru diketahui setelah para korban mengadukan nasibnya pekan ini. "Semua 11 pasien itu datang kepada kami pada Rabu lalu dan menceritakan soal kamp medis yang mereka datangi,"  kata wakil komisaris distrik Amritsar, Ravi Bhagat.  11 warga India jadi buta gara-gara ikut operasi katarak gratis"Para pasien itu kini dirawat di rumah sakit pemerintah, tetapi semuanya sudah kehilangan penglihatan," tambah Bhagat. Bhagat menambahkan, kamp  kesehatan itu digelar tanpa izin pemerintah setempat. Dengan demikian, pemerintah kini mengajukan gugatan hukum terhadap RS Amal Guru Nanak, sebagai penyelengagara  operasi katarak tersebut.

Musisi ini mengamuk hanya karena ada anak kecil batuk

PEMAIN biola (violis) terkenal, Kyung Wha-chung, mengejutkan para penonton di Royal Festival Hall, London, karena memarahi orangtua dari seorang anak yang batuk di tengah konsernya. Perempuan Korea Selatan berusia 66 tahun itu tidak tampil di London selama12 tahun terakhir, antara lain karena cedera jari.

Di kutip dari intisari-online Ketika membawakan Sonata in G karya Mozart, seorang anak perempuan batuk dan sang violis langsung melampiaskan kemarahannya."Mungkin bawa dia kembali ketika sudah lebih dewasa," tegurnya dari atas panggung Royal Festival Hall, aula pertunjukan musik di pusat kota London. Penulis musik koran The Times, Anna Picard, yang menyaksikan konser Chung, mengatakan, tanpa insiden itu saja suasana sudah terasa "agak tegang" karena pengharapan yang tinggi atas tampilnya dia kembali di London."Dengan satu kerutan, suasana yang sudah mudah tersinggung berubah menjadi beracun," tulisnya dalam artikelnya.

Sementara itu, pemain biola Inggris, Thomas Gould, yang juga berada di RFH, mengatakan, "Sulit untuk disenangkan oleh Mozart-nya Kyung Wha-chung setelah kemarahannya atas orangtua dari anak yang batuk.""Namun, tensi yang meningkat menambah agresivitas dalam (gubahan) Prokofiev," tambahnya. Seorang pemusik lain, Elizabeth Stahlmann, mengatakan, banyak yang batuk dalam konser itu dan tidak tepat untuk menjadikan anak kecil sebagai sasaran.

Meski begitu, tindakan Chung masih mendapat dari beberapa orang, antara lain oleh seorang komposer, Sasha Valeri Millwood."Perilaku penonton yang buruk banyak merusak konser besar dalam pengalaman saya, baik ketika saya sedang di panggung maupun ketika sedang menonton," katanya. Batuk menjadi masalah yang biasa dalam konser musik klasik pada musim dingin dan sebuah penelitian akademis tahun 2013 menyebutkan, pada musim dingin, orang cenderung batuk lebih sering ketika menonton konser dibanding dalam kehidupan sehari-hari.

Kamis, 04 Desember 2014

Mengoperasi pasien dalam keadaan mabuk

SEORANG dokter tentu harus profesional dalam menjalani tugasnya. Namun dokter asal Korea Selatan ini diketahui mengoperasi pasiennya dalam keadaan mabuk.

Dikutip dari Intisari.online kepolisian Incheon Namdong, Korea Selatan mengungkapkan bahwa seorang dokter berusia 33 tahun berinisial ‘A’ tertangkap sedang menjalani operasi pada pasien balita berusia 3 tahun saat dirinya sedang mabuk.Pihak kepolisian menyatakan, “Pada 28 November, di sebuah rumah sakit Universitas di Incheon, seorang dokter bedah ‘A’ mengoperasi pasien ‘B’ dalam keadaan mabuk.” Berdasarkan laporan tersebut, balita ‘B’ dibawa ke ruang UGD setelah terpeleset di atas genangan air yang menyebabkan luka pada kakinya.Dokter ‘A’ kemudian mengoperasi kaki pasien ‘B’ dengan 3 buah jahitan, namun tak bisa mengerjakannya dengan benar. “’A’ terlihat sempoyongan dan tidak mensterilkan luka atau memakai sarung tangan untuk kebersihan dan kasar saat menjahitnya," tutur orang tua sang balita.

Setelah komplain, sang balita pun akhirnya diserahkan ke dokter lain untuk melanjutkan operasinya. Sayangnya, karena konflik kebijakan, polisi tak dapat memeriksa darah terkait kandungan alkohol dalam tubuhsang dokter. Namun pada 1 Desember, pihak rumah sakit memutuskan untuk menskors dokter asal Korea Selatan yang diketahui mengoperasi pasiennya dalam keadaan mabuk dan mengeluarkan 10 orang lainnya yang terlibat, termasuk profesor bedah plastik dan suster senior.

Selasa, 02 Desember 2014

Anak ini di usulkan orangtuanya untuk disuntik mati

Betapa hancurnya hati pasangan asal Tiongkok ini. Putri kesayangan mereka didiagnosis mengidap kanker mata yang tak dapat disembuhkan. Tak tahan melihat penderitaan sang buah hati, mereka pun meminta agar putri mereka disuntik mati.

Dikutip dari detik.com, Sang putri yang bernama Zhao Zihan didiagnosis dokter mengidap retinoblastoma dua tahun lalu. Retinoblastoma merupakan kanker yang mengenai retina pada mata.Masalahnya, retinoblastoma merupakan kanker yang agresif. Bukannya sembuh, derita Zihan yang telah menjalani berbagai pengobatan yang menyakitkan dan terpaksa harus kehilangan mata kirinya tahun lalu justru belum berakhir.Sel-sel kanker dari matanya telah menyebar hingga ke pipi. Akibatnya, sebagian pelipis kiri Zihan tampak menggelembung akibat tumor ganas.Zhao Lipeng (27) dan istrinya mengaku tak lagi sanggup melihat putrinya menderita. "Kini kami berharap ada rumahsakit yang mau membantu meringankan rasa sakit putri kami sehingga ia bisa meninggalkan dunia ini dengan damai," katanya.

Mereka kehilangan harapan karena setiap rumah sakit dan dokter spesialis yang mereka temui mengatakan kanker yang ada di pipi Zihan tak bisa disembuhkan. Bahkan para dokter di rumah sakit khususmata, Tongren Hospital Beijing pun angkat tangan."Tim dokter di sanalah yang memastikan bahwa kondisi Zihan tak dapat disembuhkan," katanya. Sayangnya, euthanasia dianggap ilegal di Tiongkok, kendati dari hasil sejumlah survei terbaru, sebagian besar penduduk Tiongkok mengaku tak keberatan denganpraktik tersebut. Seperti halnya yang diutarakan Lipeng dan istrinya. "Kami hanya ingin ia meninggalkan kehidupan ini dengan damai, bukan dalam kesakitan," tutupnya.

Euthanasia atau lebih dikenal dengan suntik mati biasanya dapat diberlakukan untuk orang-orang dengan penyakit yang sangat parah atau tidak dapat disembuhkan. Itupun atas permintaan si pasien sendiri. Tetapi ada saat-saat ketika pasien mungkin terlalu sakit keputusan dibuat oleh saudara, tenaga medis atau dalam beberapa kasus oleh pengadilan.Suntik mati hanya diperbolehkan oleh segelintir negara saja di dunia, seperti Belanda, Swiss, Belgia dan AS.

Senin, 01 Desember 2014

Seorang pria nyaris celaka tertimpa wanita bunuh diri

SEORANG pria pejalan kaki berusia 59 tahun di Manhatan, Amerika nyaris tewas tertimpa wanita yang terjun bunuh diri dari lantai 16 apartemennya. Dikutip dari Berita8 Pria bernama Matt Kovary itu pada Kamis lalu pukul 10.00, tengah berjalan di kota dan tidak menyangka akan kejatuhan wanita yang langsung tewas di tempat itu."Saya bersyukur kepada Tuhan, karena masih menyelamatkan saya. Apabila tidak, maka saya sudah pasti celaka," ujar Kovary kepada harian New York Post, Minggu (22/6/2014).

Kovary juga mengaku mendengar bunyi keras. "Bunyi itu tepat berada di belakang saya," kata dia. Pelaku bunuh diri bernama Samantha Cohn, yang bekerja sebagai instruktur olahraga pilates. Cohn ditemukan tewas dengan pakaian kerja dan bersimbah darah."Pemandangan itu benar-benar mengerikan. Dia tepat berada di bawah kaki saya. Dia hampir membawa saya juga ke alam kematian," ujar Kovary.

Hingga saat ini penyebab bunuh diri Cohn masih diselidiki. Namun, laporan awal menyebutkan wanita tersebut tengah depresi. Satu minggu sebelumnya, Cohn juga dilaporkan hilang."Saat itu dia tengah menjalani pengobatan akibat kelelahan yang berat. Ketika dia kembali, dia terlihat berbeda, tak lagi banyak tersenyum,"kata saksi mata, Jacques Tassy.

Wanita ini beraroma amis

SEORANG gadis muda di Inggris memiliki aroma amis seperti ikan yang dijemur. Awalnya bau amis yang dikeluarkan tubuh Cassie Graves disadari oleh adik Graves usai bangun tidur saat masih balita. Mulanya dianggap biasa, namun seiring pertumbuhan usia Graves, aromanya kian menyengat dan menggangu. Anehnya, bau amis tersebut hanya dipicu oleh makanan yang mengandung ikan, telur dan daging merah.

Tak hanya keringat yang bau, urine dan nafas Graves pun bau amis, dilansir dari Daily Mail. Menurut ilmu kedokteran, penyakit yang diderita gadis 22 tahun ini disebut trimethylaminuria. Penyakit tersebut terjadi akibat gangguan metabolisme dalam tubuh seseorang, sehingga tubuh tidak dapat memecah trimethylamine, sebuah unsur yang biasa terkandung dalam daging merah dan telur."Trimethylaminuria jarang terjadi di dunia dan banyak dokter yang tak mengetahui hal ini. Butuh waktu panjang pasien bisa sampai ke dokter spesialis dan mendapatkan diagnosa," tutur Dr Robin Lachmann, Konsultan Kedokteran Metabolik di Universitas College Hospital London. "Untuk mengatasi hal ini pasien perlu diet makanan rendah trimethylamine," tambah Lachmann.

Kini Graves yang memulai debutnya sebagai penyanyi tengah melakukan diet dengan mengurangi konsumsi  telur, ikan, daging merah demi mencegah hadirnya bau amis.

Sumber : berita8